Ceritaku baca yaaaa,, pasti seru dan mengharukan,,
Aku ga tau mau mulai dari mana, aku punya banyak sekali cerita tapi aku
belum tahu bagai mana menuangkannya dalam sebuah cerita. Cerita-cerita itu
hanya aku simpan dalam otakku, hingga mengental dan mengeras. Membuat otakku
sulit mencerna palajaran yang seharusnya aku masukkan dalam otakku. Membuat
bahuku terasa berat karna terlalu banyak cerita yang membuatku merasa semakin
lemah. Kenangan-kenangan semasa kecilku, kehidupanku dan jalan hudup yang
kulalui.
Aku mulai ceritaku, aku terlahir
dari keluarga sederhana yang tinggal di sebuah desa kecil yang bernama
Gombolharjo, Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap. “Udah tau pastinya bahasa yang saya gunakan bahasa apa?” “Ya betul, bahasa ngapak”. Bahasa yang
oleh orang-orang diluar Banyumas dianggap lucu, aneh, unik dan lainnyalah.
Kembali lagi ketopik, aku anak
kedua dari lima bersaudara. Anak yang pertama bernama Eko Triono, usianya
sekarang usah 27 tahun. Tapi belum kunjung menikah, dia masih menjadi mahasiswa
s2. Dulu ayahku menginginkan seorang anak perempuan, setelah 7 tahun menuggu
akhirnya Allah memberikan seorang anak perempuan itu. Anak perempuan itu adalah
aku, yang diberi nama Feri Fitriani.
Aku terlahir prematur, dikandung
selama 6 bulan 2 minggu. Berat badanku ketika baru lahir dibawah rata-rata bayi
pada umumnya, tubuhku sangat kecil. Sampai-sampai ibu saja tak berani
menggendongku, karna takut akan mematahkan tulangku yang sangat kecil dan
rentan. Bukan hanya itu saja, karna kondisiku yang demikian membuat aku tak
bisa meminum air susu ibu. Tenggorokanku bermasalah yang menyebabkan aku tidak
bisa menyedot asi ibuku. Jadi aku tidak menyusu ke ibu sampai besar.
Yang ke 3 namanya Leni Gezi, yang
ke 4 Hikmah Ali Amruloh dan yang terakhir Irvan Iakandar.
BERSAMBUNG,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,
betapa indahnya masa kecil. ditimang ibunda yang penuh kasih.
BalasHapusmasa lalu hanya bisa dikenang...
BalasHapus