Jumat, 26 Desember 2014



Ceritaku baca yaaaa,, pasti seru dan mengharukan,,
Aku ga tau mau mulai dari mana, aku punya banyak sekali cerita tapi aku belum tahu bagai mana menuangkannya dalam sebuah cerita. Cerita-cerita itu hanya aku simpan dalam otakku, hingga mengental dan mengeras. Membuat otakku sulit mencerna palajaran yang seharusnya aku masukkan dalam otakku. Membuat bahuku terasa berat karna terlalu banyak cerita yang membuatku merasa semakin lemah. Kenangan-kenangan semasa kecilku, kehidupanku dan jalan hudup yang kulalui.
Aku mulai ceritaku, aku terlahir dari keluarga sederhana yang tinggal di sebuah desa kecil yang bernama Gombolharjo, Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap. “Udah tau pastinya bahasa yang saya gunakan bahasa apa?”  “Ya betul, bahasa ngapak”. Bahasa yang oleh orang-orang diluar Banyumas dianggap lucu, aneh, unik dan lainnyalah.
Kembali lagi ketopik, aku anak kedua dari lima bersaudara. Anak yang pertama bernama Eko Triono, usianya sekarang usah 27 tahun. Tapi belum kunjung menikah, dia masih menjadi mahasiswa s2. Dulu ayahku menginginkan seorang anak perempuan, setelah 7 tahun menuggu akhirnya Allah memberikan seorang anak perempuan itu. Anak perempuan itu adalah aku, yang diberi nama Feri Fitriani.
Aku terlahir prematur, dikandung selama 6 bulan 2 minggu. Berat badanku ketika baru lahir dibawah rata-rata bayi pada umumnya, tubuhku sangat kecil. Sampai-sampai ibu saja tak berani menggendongku, karna takut akan mematahkan tulangku yang sangat kecil dan rentan. Bukan hanya itu saja, karna kondisiku yang demikian membuat aku tak bisa meminum air susu ibu. Tenggorokanku bermasalah yang menyebabkan aku tidak bisa menyedot asi ibuku. Jadi aku tidak menyusu ke ibu sampai besar.
Yang ke 3 namanya Leni Gezi, yang ke 4 Hikmah Ali Amruloh dan yang terakhir Irvan Iakandar.
BERSAMBUNG,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,

2 komentar: